Latih Daya Analitis Siswa dengan PHB

Yang namanya hidup, pasti tidak lepas dengan yang namanya ujian. Dari mulai yang besar hingga ujian yang kecil sekalipun. September ini, Kemdikbud telah merencanakan diadakannya PHB atau Penilaian Harian Bersama. Memang persamaannya yaitu sama-sama untuk melatih kemampuan dan juga pengetahuan siswa mengenai materi yang sudah diajarkan. Hanya saja, PHB ini hanya mengacu pada satu materi saja. Sama seperti ulangan harian, tetapi dilaksanakan serentak di Indonesia pada tanggal 16 September hingga 20 September 2019.

Ada yang unik nih pada pelaksanaan PHB tahun ini. Yaitu dibuatnya pertanyaan yang tidak biasa yaitu dengan menggunakan sistem HOTS (High Order Thinking Skill). Menurut Gunawan(2012:171), kemampuan berpikir tingkat tinggi / Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah   proses  berpikir yang mengharuskan murid untuk memanipulasi informasi dan ide-ide dalam cara tertentu yang memberi mereka pengertian dan implikasi baru.

Soal-soal yang disajikan pun cukup menantang dan membutuhkan daya analitis yang cukup tinggi. Dengan adanya soal HOTS, siswa dilatih agar bisa memahami materi dan juga dapat mengaplikasikan berdasar pemahamannya tersebut. Ditambah lagi seluruh pertanyaannya adalah isian. Tentu banyak siswa yang terkejut menemui soal yang tidak biasa.

Dalam sistem pengerjaannya, banyak siswa yang mudah dalam mengerjakan soal, mereka menjabarkan penjelasan yang dituliskan melebihi lembar jawab yang disediakan. Namun, tidak sedikit pula yang merasa kesulitan dengan adanya soal tipe HOTS dikarenakan belum terlatih daya analitis dan pemahaman siswa.

Namun sayangnya masih ada yang belum memiliki kesadaran penuh terhadap kejujuran. Itu menjadi salah satu kendala sekolah yang hingga saat ini sulit diatasi. Sangat disayangkan apabila siswa masih melakukan hal yang tidak jujur, dan itu menjadi kebiasaan. Diharapkan, pada pelaksanaan ulangan kedepannya, pengawasan yang dilakukan bisa lebih kondusif sehingga dapat meminimalisir terjadinya tindak kecurangan tersebut.

Writer : Nora Zaharani Yasmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *