PANDEMI TETAP BERPRESTASI

Tidak dipungkiri, salah satu efek negatif dari pembelajaran jarak jauh adalah menurunnya minat belajar dan pengembangan diri. Situasi tersebut yang kemudian dapat menimbulkan learning loss. Hal inilah yang dikhawatirkan Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Learning loss adalah istilah yang digunakan untuk menyebut hilangnya pengetahuan dan keterampilan, baik itu secara umum atau spesifik, atau terjadinya kemunduran proses akademik karena faktor tertentu. Selain guru harus lebih kreatif dalam pembelajaran, adakah hal yang dapat dilakukan siswa untuk menanggulangi keadaan seperti itu?

Aurinka Naisha Gunawan dan Selfi Melani tidak membiarkan pandemi menjadi kendala dalam pengembangan diri. Aurinka dan Selfi yang merupakan siswi kelas X berhasil mendapatkan beasiswa studi bahasa Internasional yang diadakan oleh Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA).

Setelah mengikuti seleksi berkas dan wawancara, Aurinka berhasil mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pembelajaran bahasa Korea secara jarak jauh dari tanggal 9 November- 31 Desember 2021 dengan dosen UNISSULA. Sedangkan Selfi berhasil mendapatkan kesempatan belajar Bahasa Arab di program yang sama. Selain mempelajari bahasa Korea dan Arab, mereka juga berkesempatan mempelajari seni dan budaya Korea dan Arab.

Aurinka meyakini bahwa penguasaan bahasa Korea yang merupakan salah satu bahasa Internasional adalah suatu keharusan. Aurinka bercita-cita ingin menjadi Public Relations. Menurutnya, penguasaan bahasa Korea dapat membuatnya lebih percaya diri dalam menjalankan profesi Public Relations nantinya.

Selfi sendiri berharap kemampuan berbahasa Arab dan pengetahuan kebudayaan Arab meningkat dengan mengikuti program beasiswa ini. Selfi ingin memanfaatkan ilmu yang dia dapatkan untuk mengajari teman-teman satu organisasi. Dia juga ingin mengajar di kelas bahasa Arab di pesantren yang akan segera dibangun di dekat rumahnya.

Set your goals and make them happen. Penting untuk menetapkan tujuan sedari awal. Hal ini merupakan cara yang paling efisien dalam meraih kesuksesan karir masa depan. Menetapkan tujuan sedari awal juga membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar dan mengembangkan diri. Itu mengapa seharusnya penetapan tujuan untuk karir masa depan seharusnya dilakukan sedini mungkin. Tidak harus menunggu ketika kelas XI  atau kelas XII.

Writer : Irma Dwi Kurnia Setyorini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *