Teater Brankas

“CAP JEMPOL” yang Membawa Juara

Siswa siswi SMA Negeri 2 Purbalingga tentu sudah tidak asing dengan ekstrakurikuler teater atau yang biasa dikenal dengan ‘Teater Brankas’. Ekstrakurikuler ini bisa dibilang sudah menjadi langganan penyumbang juara bagi SMA Negeri 2 Purbalingga.

Seperti Festival Film Purbalingga 2021 teater brankas dengan film “CAP JEMPOL” berhasilberhasil menjadi Film Fiksi Pelajar Favorit Penonton.

“karena di filmnya bercerita tentang Ani anak SD yang hidup berdua dengan neneknya, ibunya merantau. Nah, waktu itu Ani sedang kenaikan kelas dan dia ingin sekli ibunya yang menandatangani. Tapi karena sedang pandemi jadi ibunya tidak bisa pulang, akhirnya neneknya yang Cap jempol di raport Ani. Isi singkat dari film cap jempol menurut Fajrin salah satu siswa SMA Negeri 2 Purbalingga yang terlibat dalam proses produksi film cap jempol tersebut.

Tidak seperti yang kita kira, ternyata proses produksi film cap jempol tidak dibuat dengan waktu yang lama, karena dibuat dengan waktu yang singkat atau bisa dibilang mepet. Hanya ada waktu satu minggu untuk film tersebut. Para tim dari teater brankas berusaha menyiasati hal tersebut, contohnya dengan mencari talent dari lingkungan sekitar.

Walaupun tim teater brankas mendapat bimbingan dari tim CLC Purbalingga, tetapi mereka tetap mengaku keteteran karena bisa dibilang ini awal bagi mereka dalam pembuatan film dokumenter.

Proses pengambilan gambar sendiri dilakukan di desa Arenan, Kaligondang, kabupaten Purbalingga. Akses menuju desa tersebut yang dibilang sulit juga menjadi penghambat bagi tim untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Kemenangan yang diraih oleh film cap jempol ternyata diluar ekspektasi para tim, mereka mengaku senang karena tetap bisa berpsoses dan menghasilkan karya ditengah kondisi pandemi.

Writer : Rafa Alea